Sifat-sifat Dajjal dan Bentuk FisiknyaPenulis : Al-Ustadz Abu Abdillah Abdurrahman Mubarak Sifat-sifat Dajjal Keluarnya Dajjal merupakan satu perkara yang pasti. Dajjal akan berusaha menyesatkan manusia dari jalan Allah Subhanahu wa Ta’ala. Sehingga orang yang beriman semestinya mengetahui sifat serta fitnah-fitnah Dajjal agar terhindar dari kesesatannya. Al-Imam Al-Qurthubi rahimahullahu menerangkan: “Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah menyifati Dajjal dengan penjelasan yang gamblang bagi orang yang punya hati. Sifat-sifat tersebut semuanya jelek, yang nampak jelas bagi orang yang mempunyai indera yang sehat. Namun orang yang Allah Subhanahu wa Ta’ala tetapkan akan celaka tetap mengikuti Dajjal dalam pengakuannya yang dusta dan dungu, serta diharamkan untuk mengikuti al-haq….” Last Updated (Wednesday, 22 February 2012 22:39) |
Fitnah Terbesar itu bernama DajjalDajjal, Antara Kenyataan dan KamuflasePenulis : Al-Ustadz Abu Usamah Abdurrahman “Dajjal” acap menjadi topik seru yang dibicarakan banyak orang. Perkaranya pun kian hangat dengan munculnya orang-orang yang mengaku atau dianggap orang lain sebagai Dajjal, seperti yang dialamatkan pada Sri Sathya Sai Baba, seorang begawan dari India. Benarkah dia Dajjal?1 ALHAMDULILLAH [LAGI] PREMAN KRISTEN PELABUHAN MAJINGKLAK YANG PERNAH MENGHADANG KAMI AKHIRNYA MASUK ISLAMBerbagai makar dilakukan para misionaris untuk menghadang laju dakwah Ahlus Sunnah di daerah-daerah rawan pemurtadan, diantaranya dengan menggunakan preman-preman mereka untuk mengintimidasi kaum muslimin secara umum dan secara khusus; para du'at Ahlus Sunnah dalam menghadang proyek Kristenisasi mereka. Jaring-jaring Setan itu Bernama GhuluwPenulis: Al-Ustadz Abu Nasim Mukhtar Setan tak hanya menyerang orang-orang yang bergelimang maksiat, namun juga menjerat hamba-hamba-Nya yang gemar beribadah. Berita Tentang Hari KiamatPenulis: Al-Ustadzah Ummu Ishaq Al-Atsariyyah Datangnya hari kiamat adalah suatu kepastian. Hanya saja berita tentang hari kiamat ini terasa asing atau terlupakan bagi sebagian manusia yang hidup mereka tersibukkan dengan bermain-main, lalai, mengenyangkan diri dengan syahwat dunia dan kelezatannya. Kenikmatan dunia berupa harta, anak-anak, dan sebagainya telah melupakan mereka akan pertemuan dengan hari tersebut. |


